5 Waktu Dimana Sebaiknya (Jangan) Berolahraga

Siapapun mengakui bahwa olahraga itu bikin sehat. Tapi bukan berarti kamu boleh berolahraga setiap saat. Ada momen kamu sebaiknya urung berolahraga.

Di samping alasan medis, ternyata ada saat-saat tertentu kamu harus mengurangi olahraga atau bahkan sama sekali menghindarinya. Apa saja itu? Ayo kita cek satu per satu.

1. Menjelang tidur
Mendapatkan kualitas tidur yang baik adalah salah satu anugerah yang terbaik. Dan olahraga memang terbukti membantu tubuh lebih mudah dan lebih lama tertidur pulas. Tapi, berolahraga (yang berat dan ringan) menjelang tidur bukanlah langkah yang bijak sebab olahraga bukannya membuat tubuh gampang tertidur pulas namun malah akan meningkatkan temperatur tubuh dan kadar adrenalin, hingga merangsang aktivitas otak.

Jika keadaan ini langsung dibawa tidur, fisiologi tubuh pun terganggu dan tubuh pun akan sangat sulit tertidur dengan pulas. Efeknya, tubuh tidak akan siap melakukan aktivitas keesokan harinya. Sebaiknya menjelang tidur, tubuh dan otak dalam keadaan rileks. Aturlah jam olahraga paling sedikit 3 jam sebelum tidur sehingga suhu tubuh dapat kembali normal ketika kamu bersiap untuk tidur.

2. Saat sedang menstruasi
Gerak tubuh wanita yang sedang mengalami menstruasi (datang bulan) biasanya menjadi lamban. Aktivitas pembakaran lemak di tubuhnya juga ikut menurun karena kadar estrogen dan progesteronnya rendah. Alhasil, energi dan metabolisme lemak di tubuh pun turun drastis. Itulah sebabnya wanita yang sedang dalam kondisi seperti ini lebih mudah merasakan lelah.

Alhasil, kondisi wanita yang sedang mengalami menstruasi dianjurkan untuk tidak beraktivitas berat apalagi berolahraga yang berat-berat. Sebabnya, tubuh tidak mampu menyeimbangkan pembakaran lemak dalam tubuh dengan pembakaran yang terjadi akibat olahraga. Aktivitas terbaik untuk dilakukan saat sedang mens adalah yoga.

3. Stres
Ada banyak faktor yang menyebabkan tubuh merasa sangat lelah ataupun otak merasakan stres yang lumayan berat. Bisa karena penyakit, bisa juga karena pola hidup yang kurang sehat seperti kurang tidur, kebanyakan minum kafein, kurangnya asupan gizi, dll. Kalau kamu dalam kondisi seperti ini, ada baiknya tubuh tidak langsung melakukan olahraga yang berat-berat. Pasalnya, kadar oksigen di tubuh dan otak sedang tidak cukup untuk menerima gerakan olahraga yang berat-berat. Biarkan tubuh menyuplai oksigen dengan baik dengan cara istirahat yang cukup.

4. Diare akut
Bukan hanya bisa dialami oleh anak kecil saja, orang dewasa juga bisa diserang diare. Setiap kali tubuh kehilangan cairan melalui ‘pembuangan’ yang terus menerus, ia akan mengalami dehidrasi dan lemah. Kondisi tubuh yang mengalami dehidrasi sangat tidak dianjurkan untuk melakukan olahraga. Olahraga akan menghasilkan gerakan yang mengeluarkan keringat, dan karena keringat, cairan tubuh pun akan berkurang. Karena itu sangat tidak disarankan tetap melakukan olahraga, meski itu adalah olahraga ringan seperti jogging.

5. Terlalu pagi
Jogging di pagi hari rasanya sah-sah aja. Tapi ternyata olahraga terlalu pagi bukanlah ide yang baik. Hal ini sempat diriset oleh British Journal of Sports and Medicine. Kesimpulannya adalah orang-orang yang berolahraga terlalu pagi cenderung mengalami infeksi saluran pernapasan. Sebabnya, kadar hormon stres dalam darah dan kadar antibodi IgA akan meningkat sesudah olahraga di pagi hari.

Dan bila kondisi tubuh tidak siap menerima perubahan demikian, sirkulasi pernapasan pun terpengaruh. Namun, jika olahraga di pagi hari secara rutin tidak berpengaruh pada kekebalan tubuh, maka lanjutkan saja. Akan tetapi jika merasa kurang nyaman, sebaiknya atur ulang jadwal olahraga kamu.

Sumber : aplausthelifestyle.com