Pemain Liga Kamerun Dan Liberia Dilarang Main Di ISL

Tidak akan ada pemain anyar dari Liga Kamerun dan Liberia di kompetisi Indonesia Super league (ISL) musim 2010-2011. Sebab, PT Liga Indonesia (PT LI) melarang para pemain yang merumput di dua liga tersebut bertanding di ISL.

Aturan tersebut ditetapkan setelah PT LI menganggap Liga Kamerun dan Liberia tidak memenuhi syarat strata seperti yang dipatok. Selain itu, para pemain yang sebelumnya berlaga di dua liga tersebut kerap bertindak curang dalam urusan administrasi. Misalnya, kasus pencurian umur. Selain itu, sikap para pemain dari dua negara tersebut kerap merusak kompetisi Indonesia.

“Musim mendatang, kami memang mengetatkan peraturan demi kualitas kompetisi. Kalau liga mereka memang tidak bagus, ya mereka tidak akan kami perbolehkan main di Indonesia,” terang Corporate Secretary PT LI Tigor Shalom Boboy kemarin (3/8).

Namun, PT LI tidak melarang para pemain Kamerun dan Liberia untuk bertanding di ISL 2010-2011. Syaratnya, mereka sebelumnya tidak berjibaku di liga Kamerun dan Liberia. “Jika bermain di dua liga itu, mereka akan kami cekal di ISL. Jika mereka bermain di Divisi Utama, kami masih memperbolehkan mereka,” ujar Tigor.

Nah, para pemain yang musim lalu berjibaku di ISL boleh tenang. Sebab, PT LI tetap memperbolehkan para pemain tersebut untuk mencari nafkah di Indonesia. Artinya, nama-nama beken dari Kamerun dan Liberia yang musim lalu merumput di Indonesia bisa bergabung di sebuah klub. Misalnya, Pierre Njanka dan Abanda Herman.

“Kami tidak melarang pemain Kamerun dan Liberia bermain di Indonesia. Namun, yang musim lalu bermain di Liga Kamerun dan Liberia, kami melarangnya. Jadi, kami hanya mencekal liga, bukan pemain,” ujar Tigor.